Tampilkan postingan dengan label gasifier synthetic gas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gasifier synthetic gas. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Januari 2013

Produksi Bahan-Bahan Kimia Dari Gasifikasi Biomasa


Aplikasi gasifikasi biomasa pada umumnya untuk panas (heat gasifier) dan listrik (power gasifier), tetapi gasifier tersebut juga bisa digunakan untuk memproduksi berbagai bahan kimia. Gas CO (karbon monoksida) dan H2 adalah gas-gas utama yang dihasilkan oleh alat gasifikasi biomasa tersebut untuk bahan baku pembuatan bahan-bahan kimia selanjutnya.

Turunan bahan-bahan kimia yang dihasilkan bisa sangat banyak dan beragam tergantung keinginan kita untuk memproduksinya. Green Chemical adalah bahan-bahan kimia yang dihasilkan dari bahan baku terbarukan seperti biomasa. Biomasa adalah satu-satunya bahan terbarukan sebagai sumber karbon yang potensial untuk menghasilkan berbagai bahan kimia.

Seiring menipisnya cadangan minyak bumi dan upaya pencegahan emisi gas-gas rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim dan pemanasan global, green chemical adalah solusi terbaik.

Senin, 01 Oktober 2012

Optimalisasi Gasifikasi Biomasa Dengan GCU

Gambar diambil dari sini
Ada 3 macam proses thermal yang dikenal selama ini, yakni pembakaran, gasifikasi dan pirolisis. Perbedaan dari ketiganya bisa ditinjau berdasarkan keberadaan udara/oksigen, temperature dan produk yang dihasilkan. Pirolisis adalah proses thermal yang oksigen/udara sangat dibatasi atau bahkan sampai 0 persen atau hampa udara. Sedangkan pada gasifikasi udara/oksigen dikontrol sampai jumlah tertentu untuk memaksimalkan produk gasnya. Sedangkan pembakaran jumlah udara/oksigen dibuat berlebih sehingga seluruh bahan bakar bisa terbakar sempurna.
Gambar diambil dari sini

Gasifier yang bekerja diantara pirolisis dan pembakaran terutama membutuhkan kontrol yang baik terhadap pemasukan jumlah udara/oksigennya. Kondisi umpan, dan tipe gasifier akan mempengaruhi produk gas yang dihasilkan. Pengontrolan dengan komputer akan menghasilkan akurasi proses yang dihasilkan sehingga kondisi optimalnya bisa diketahui dan dipertahankan. Alat ini bekerja berdasarkan informasi dari sensor-sensor untuk mendapatkan ratio udara-bahan bakar terbaik. Gasifier Control Unit (GCU) seperti dibawah ini yang digunakan untuk mengontrol rasio udara-bahan bakar dalam gasifier.

Photo diambil dari sini
 Gasifier yang bekerja secara kontinyu dengan sejumlah otomatisasi diharapkan memenuhi kebutuhan energi dalam jangka panjang. Sebuah sistem gasifier yang mudah dalam pengoperasian dan handal kinerjanya adalah tujuan dari pemasangan sejumlah instrumentasi tersebut. Sebuah sistem yang terintegrasi dan tersinkronisasi akan meningkatkan performa gasifier secara keseluruhan. Berikut presentasi komersialisasi biomasa gasification untuk pembangkit panas dan listrik.

Buah Kelapa Reject (Non- Standard) untuk Produksi Bioavtur / SAF

Organisasi penerbangan sipil internasional / International Civil Aviation Organization (ICAO) telah memasukkan kelapa non-standar di dalam p...